Breaking News

Sebanyak 1.033 Orang Meninggal Dunia dan Jutaan Rumah Hancur Diterjang Banjir

Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | Banjir Bandang Melanda Pakistan | Tribunlampung.co.id

Bimcmedia.com, Pakistan : Sebanyak 1.033 Meninggal Dunia dan sekitar satu juta rumah hancur dalam banjir musiman di Pakistan . Angka korban tewas bertambah usai petugas menemukan 119 orang dalam 24 jam terakhir,Minggu (29/8/2022).

Di kutip dari CNN Indonesia bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pakistan (NDMA) mengatakan lebih dari dua juta hektar tanaman budidaya musnah, 3.451 kilometer (2.150 mil) jalan hancur, dan 149 jembatan hanyut.

Sementara itu, para pejabat mengatakan banjir tahun ini berdampak kepada lebih dari 33 juta orang, dan sekitar satu juta rumah hancur.

Terkait dengan banjir tersebut, pemerintah setempat mengeluarkan keadaan darurat juga mengerahkan pasukan militer untuk menangani bencana besar atau "bencana skala epik"

Pemerintah sudah memberikan informasi terkait dengan aliran air diperkirakan akan mencapai Sindh dalam beberapa hari ke depan.
"Pada saat ini, Indus sedang banjir besar," pungkas pengawas bendungan yang sedang mengatur aliran sungai dekat Sukkur, Aziz Soomro kepada AFP, Minggu (28/8).

"Orang-orang diberitahu sekitar pukul 03.00 atau 04.00 pagi untuk mengungsi dari rumah mereka," kata petugas penyelamat, Umar Rafiq.

"Pada waktu banjir melanda daerah tersebut, kami segera menyelamatkan anak-anak juga perempuan," tambahnya.

Banyak sungai di sekitar daerah terjadi luapan dan menghancurkan bangunan dan hotel.Pemilik wisma Nasir Khan, menyampaikan bahwa dirinya telah kehilangan segalanya akibat banjir bandang itu.

"Banjir telah menghanyutkan yang tersisa dari hotel," kata Khan.

Sementara itu. Ibu Kota Pakistan Islamabad dan Kota Rawalpindi lolos dari banjir terburuk. Namun, penduduk di wilayah ini tetap merasakan dampaknya.

"Saat ini persediaan sangat terbatas.Tomat, kacang polong, bawang dan sayuran lainnya tidak tersedia karena banjir," kata penjaga toko hasil bumi di Rawalpindi, Muhammad Ismail.

Perubahan iklim bukan satu-satunya penyebab banjir. Tindakan korupsi, perencanaan yang buruk, dan pelanggaran peraturan lokal yang mendirikan bangunan di daerah rawan banjir juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
Musim hujan di Pakistan kerap membawa kehancuran karena menyebabkan banjir bandang. Di sisi lain, musim hujan ini padahal sangat penting untuk mengairi tanaman dan mengisi danau.

Banjir kali ini disebut setara dengan banjir pada 2010, yang tercatat sebagai terburuk dalam sejarah Pakistan. Di tahun itu, lebih dari 2.000 orang meninggal dunia dan seperlima wilayah negara itu terendam air.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!