Breaking News

Sejumlah Kerbau Masyarakat UTD Hilang, Warga Makin Gelisah

Sejumlah kerbau masyarakat
Sejumlah kerbau masyarakat kehilangan hewan ternak  kembali terjadi pada Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD), Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat

Bimcmedia.com, Meulaboh : Sejumlah kerbau masyarakat kehilangan hewan ternak  kembali terjadi pada Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD), Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, akibatnya peternak didaerah setempat makin gelisah.

Peternak kerbau Gampong Ujong Tanoh Darat makin khawatir dengan kasus kehilangan hewan ternaknya.

sejumlah kerbau masyarakat dalam dua pekan terakhir ini, sudah  ada delapan ekor kerbau milik Masyarakat hilang saat dilepas untuk merumput di Gampong sebelahnya, sebagaimana disampaikan oleh tokoh Masyarakat setempat M. Yunus Bidin, SH,MH kepada bimcmedia.com , Selasa (29/06/2021).

Menurut Akademisi Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) tersebut, Kerbau yang hilang milik : H. Tarmizi 1 ekor, Ahmad 2 ekor, Tgk. Hasan 4 ekor, dan Hamdan 1 ekor.

" Berarti berdasarkan informasi warga ada delapan ekor kerbau hilang di Gampong tersebut, kasihan peternak yang telah menjaganya bertahun-tahun" ucap Yunus.

Menurut informasi dari pemilik hewan ternak kerbaunya selalu dikurung pada saat malam hari, namun pagi harinya dilepas seperti biasa, lokasi kerbau merumput antara Gampong Rantau Panjang dan Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo. Karena itu wilayah main hewan ternak warga diketahui selama ini aman dan tidak ada kasus kehilangan. Ujarnya.

Anehnya, setelah dilepas ke tempat biasa, kerbaunya tidak pulang-pulang hingga malam hari, dicari di lokasi tempat biasanya dijemput dan daerah sekitarnya namun sampai saat ini belum ditemukan sudah lima belas hari lamanya, ungkap tokoh itu.

"Kasus serupa pernah juga terjadi pada akhir tahun 2020 lalu tetapi jumlahnya tidak sebanyak seperti sekarang" terang Yunus.

Dirinya sudah menyampaikan pada pemilik ternak kerbau untuk segera melaporkan kasus kehilangan kepada pihak Kepolisian dengan haharapan agar sindikat yang meresahkan itu dapat terungkap, serta diminta pertangung jawaban hukum. Isu berkembang diduga ada terlibat orang lokal namun secara hukum perlu dibuktikan. tutup Yunus.

Dikonfirmasi ke aparat kepolisian, Kapolres Aceh Barat AKBP Ardrianto Agramuda melalui Kepala Kepolisian Sektor Meureubo Ipda.Vitra Ramadani kepada media ini mengatakan Selasa (29/6/2021) sejauh ini belum ada laporan Masyarakat ke Polsek Meureubo, jadi belum dapat diberi keterangan lebih lanjut.

" Belum ada laporan Masyarakat yang kehilangan ternak dari Kecamatan Meureubo ke Polsek, jadi untuk saat ini belum dapat kita berikan keterangan lainnya" katanya singkat.


(FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!