Sejumlah Mahasiswa UTU Melakukan Aksi Tuntutan kepada Rektor

Laporan ,
Aksi Tuntutan Rektor
Sejumlah Mahasiswa menggelar Aksi di Depan gedung Rektorat Universitas Teuku Umar | Foto : Nouval

Bimcmedia.com, Meulaboh : Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dari beberapa jurusan atau Program Studi (Prodi) melaksanakan Aksi Tuntutan kepada Rektor, Kamis (21/10/2021).

Koordinator Lapangan (Korlap) Candra Setiawan Silaen. menyampaikan kepada bimcmedia.com bahwa aksi tuntutan kepada rektor yang dilaksanakan kali ini untuk menyampaikan banyaknya permasalahan yang terjadi di kampus dan belum terselesaikan.

"Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan beberapa permasalahan yang ada di kampus, yang pertama dimana ada masalah Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) belum terealisasi. Kedua transparan terkait dengan uang bidik misi sampai saat ini belum ada kejelasannya, juga ada beberapa mahasiswa baru yang belum ada dosen pembimbing akademik (PA)" tuturnya.

Irinya juga menegaskan bahwa banyak sekali masih dosen yang melakukan waktu mengajar di luar jam perkuliahan dan membuat mahasiswa harus menjalani hal tersebut.

"Kami juga menuntut rektorat agar menindak dengan tegas dosen-dosen nakal yang melaksanakan perkuliahan pada jam malam, yang dimana status kita sebagai Kampus Negeri itu sudah di atur mulai dari jam delapan pagi (08:00 WIB) sampai dengan sore hari. Dan juga permasalahan terkait dengan uang kampus yang berjumlah sebesar 17 Miliar pertahun," tegasnya.

Selain itu juga Aliansi mahasiswa yang tergabung dari beberapa jurusan itu juga menuntut terbentuknya Sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum (HMJ-IH) yang belum jelas adanya dan Fasilitas-fasilitas kampus yang tidak di lakukan perbaikan sehingga banyak kebocoran kebocoran tempat seperti halnya Aula mahasiswa yang masih bocor sampai saat ini.

"Kami memohon agar segera terealisasi Sekretariat HMJ Ilmu Hukum yang sampai saat ini belum ada. Juga kami menuntut kepada Rektor untuk memperbaiki fasilitas kampus, dimana kampus baru yang kita banggakan hari ini sudah bocor bahkan aula mahasiswa tidak bisa di jalankan karena kebocoran pada beberapa bagian," tambahnya.

Di samping itu pantauan dari Pewarta Bimcmedia.com di lapangan menunjukkan bahwa Sejumlah Mahasiswa yang melakukan aksi tersebut di depan gedung Rekto Universitas Teuku Umar sedang menunggu tanggapan yang konkrit atau jelas terealisasi.

"Apabila pada aksi saat ini tidak ada tanggapan atau di tolak oleh pihak Rektorat untuk merealisasikan tuntutan kami maka hanya ada satu kata yaitu Lawan," tutupnya.

---

CW 13

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!