Sekretaris HMJ-IH UTU Menilai Pemerintah NARA Tidak Serius Menangani Pendidikan

Sekretaris HMJ - IH UTU
Khairul Adami sat berada di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Bakti | Ist

BIMCMEDIA.COM, Nagan Raya : Sekretaris HMJ - IH (Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum) Universitas Teuku Umar (UTU), khairul Adami menilai pemerintah Nagan raya tidak serius dalam menangani dunia pendidikan di wilayah yang jauh dari perkotaan, artinya dinas pendidikan secara spesifik hanya mengurus pendidikan di wilayah perkotaan saja namun Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Bakti kecamatan Beutong seperti dibiarkan rusak parah.

Berdasarkan amatan dari khairul Adami dalam rilis yang di kirim pada bimcmedia.com  Sabtu,(16/04/2022). Ia sangat prihatin terhadap Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Bakti, karena di duga sangat tidak layak lagi dipergunakan sebagai tempat belajar bagi siswa-siswi desa itu, karena terkesan rusak parah.

Keadaan sekolah
Kondisi bagian Luar SDN Kampung Bakti kec.Beutong. | Foto: khairul adami

"Mulai dari  kaca nya yang pecah , serta atap sekolah pun sudah Runtuh tanpa ada perbaikan. Saya kira itu sudah sangat tidak layak lagi untuk kenyamanan anak anak saat belajar", Tutur Sekretaris HMJ - IH UTU.

Ia menilai Keseriusan pemerintah Nagan Raya dalam mengurus Sektor pendidikan itu masih kurang, Ujarnya

"Sebenarnya fungsi pendidikan itu sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban sebuah daerah. Apalagi saat momentum ulang tahun Nagan raya yang ke dua puluh tahun , seharusnya itu menjadi sebuah PR  bagi pemerintah Nagan raya bahwa masih banyak sektor pendidikan yang mungkin harus di perbaiki. Salah satunya sekolah yang ada di daerah Beutong" jelasnya

Di jelaskan nya, bahwa sekolah Dasar Negeri SDN Kampung Bakti  itu masih belum memiliki pendidikan yang layak  sampai sekarang sangat butuh Dorongan dari berbagai kalangan di Nagan Raya terutama Dinas pendidikan yang sebetulnya harus tinjau langsung untuk melihat kondisi pendidikan di wilayah wilayah terpencil

Tak hanya itu selaku mahasiswa aktif di salah satu kampus ternama di Aceh Barat ia juga menyampaikan bahwa Sebenarnya banyak sekali permasalahan-Permasalahan di desa bumi sari,  salah satunya juga kurang nya akses jaringan internet, padahal di era kekinian, Siswa serta Masyarakat tidak bisa terpisahkan dengan jaringan 4G. Itu sudah menjadi makanan pokok untuk generasi sekarang untuk belajar dan mendapatkan informasi terupdate

"Karena jaringan 4G selain bisa memudahkan komunikasi, juga menjadi kebutuhan untuk belajar " tegas Khairul.

Harapan nya semoga pemerintah nagan raya bisa memanilisir terhadap keresahan Masyarakat di wilayah terpencil. pemerintah jangan tutup mata terhadap masyarakat di pelosok. Tutup nya []

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!