Tabiat Orang Aceh Pilih Emas sebagai Investasi Masa Depan dan Mahar Kawin

Bimcmedia.com, Opini – Orang kaya akan berinvestasi pada gedung bertingkat seperti apartemen maupun rumah mewah. Wajar saja karena mereka memiliki tabungan yang cukup baik.

Tak cukup satu apartemen, mereka akan berlomba-lomba membeli apartemen lain di kota berbeda. Tak mau satu rumah saja, mereka akan membangun rumah sampai ke pelosok desa.

Dengan catatan, baik apartemen maupun rumah akan mereka sewakan jika tidak ditinggal sendiri.

Orang biasa yang tidak cukup banyak tabungan untuk berinvestasi di properti akan memilih emas saja. Harga emas hari ini akan berbeda dengan besok maupun kemarin.

Harga emas hari ini adalah halusinasi yang tidak bisa ditebak. Harga emas hari ini bisa naik ratusan ribu dalam hitungan menit saja.

Maka, begitu harga beli emas turun, orang-orang akan berbondong-bondong ke toko emas.

Tak cukup 3 mayam, orang yang telah menyimpan tabungan dalam jumlah banyak akan membeli sampai 15 mayam, bahkan 20 mayam jika masih cukup uangnya.

Satu hal yang pasti, harga emas tak pernah turun, bahkan cenderung naik terus, sedangkan uang meskipun bunga bank ‘ada’ tetapi seadanya saja, jika dihitung tak cukup untuk biaya administrasi.

Investasi emas akan mengubah hidup mereka menjadi lebih baik dari anak sampai ke cucu.

Pernahkah bertemu dengan orang tua yang menyimpan emas dari tahun ke tahun? Orang tua kita ini tak pernah rugi. Tabiat orang tua demikian masih ada sampai sekarang.

Uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, begitu cukup untuk membeli emas, setengah mayam atau 1 mayam, mereka akan langsung beli.

Orang tua kita tentu tidak begitu mengerti soal investasi atau kita sebut saja mengabaikannya. Mereka cuma tahu, beli emas dapat disimpan dalam waktu lama. Simpan uang di bawah bantal, lama-lama akan dimakan rayap. Tentu, mereka tidak akan memilih opsi kedua.

Beli emas setengah mayam, 1 mayam, dan seterusnya, jika dikumpulkan dari waktu ke waktu akan berjumlah banyak.

Catatan yang melegakan adalah emas yang dibeli 10 tahun lalu harganya berkali lipat jika dijual hari ini. Bayangkan jika ada orang tua yang mengumpulkan emas sampai 20 mayam saja selama 20 tahun, saat dijual bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan bukan?

Penulis: Ubaidillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: