Breaking News

Terbukti Korupsi, Mantan Keuchik Pulau Bunta Divonis Empat Tahun Penjara

Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto : Bidhumas Polda Aceh

Bimcemdia.com, Banda Aceh; Mantan Keuchik atau Kepala Desa Pulau Bunta, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, berinisial AM divonis empat tahun penjara setelah dirinya  terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi pada dana desa.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangan rilisnya kepada awak media, Senin (29/08/2022), Winardi menyebutkan, AM atas perbuatannya tersebut harus membayar sejumlah denda.

"AM di perintahkan membayar denda sebesar Rp. 200 juta, subsider dua bulan kurungan dan dibebankan uang pengganti Rp. 411,012 juta, subsider dua tahun penjara," Pungkas Kombes Pol Winardy.

Kabid Humas Polda Aceh juga menjelaskan, mantan Keuchik atau Kepala Desa Pulau Bunta, Kecamatan Pekan Bada itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi atas putusan pengadilan pengadilan Terpidana Korupsi.

"Benar, perkara korupsi yang dilakukan AM tersebut sudah diputuskan Pengadilan Tipidkor. Ia divonis empat tahun penjara," Tambah Kabid Humas Polda Aceh.

Kasus korupsi tersebut sebelumnya ditangani Unit I Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Aceh. AM sempat ditahan terkait perkara tindak pidana rasuah dan penyalahgunaan wewenang pada pengelolaan keuangan di Desa Pulau Bunta, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Selanjutnya dalam keterangan rilis yang dikelurkan Bidhumas Polda Aceh itu menyebutkan, berdasarkan hasil audit perbuatan AM menyebabkan kerugian negara sebesar Rp.438,012 juta.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!