Breaking News

Ternyata Telur Bukan Cuma Jadi Menu Sarapan Praktis Saja, Ini Manfaat Lain yang Wajib Diketahui

Laporan ,

Bimcmedia.com - Telur merupakan salah satu bahan makanan praktis dan instan untuk disajikan saat sarapan. Selain praktis, telur juga nikmat dan bergizi.

Sebuah telur mengandung sekitar 6 gram protein yang dapat mengenyangkan kita. Telur bisa diolah menjadi berbagai masakan yang enak, mulai dari telur dadar, telur rebus atau telur mata sapi yang begitu sederhana, atau bisa juga diolah dalam bentuk makanan dengan campuran bahan sayuran hingga menjadi pelengkap dengan nasi goreng.

Nah pertanyaan sederhananya, apa yang terjadi pada tubuh jika kita mengonsumsi telur setiap hari?

Merasa berenergi

Telur dapat memberi kita suplemen energi yang sangat dibutuhkan untuk beraktivitas dalam kegiatan hari-hari.

Menurut pelatih nutrisi di Innovative Fitness, Sean Allt, telur dapat menjadi sumber energi yang baik karena komposisi nutrisi yang terkandung dalam telor.

"Kombinasi protein dan lemak, yang relatif lambat dicerna jika dibandingkan dengan karbohidrat, dalam hubungannya dengan B12 yang dikandung telur, membantu menyediakan cadangan energi yang stabil selama beberapa jam setelah memakannya," jelasnya seperti dilansir Eat This.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menurut para ahli, telur juga bisa mendukung sistem kekebalan tubuh karena keragaman nutrisi yang dikandungnya. Sehingga, sistem imun tubuh memiliki kemampuan terbaik untuk melawan berbagai penyakit.

Allt menambahkan, telur memiliki konsentrasi vitamin A, D, dan E penting yang semuanya merupakan kunci untuk menjaga fungsi sistem imun tubuh yang baik.

Menurut ahli gizi tersertifikasi dari SuperDuperNutrition.com, Paul Claybrook, telur juga tinggi selenium, antioksidan kuat yang juga berfungsi sebagai penguat imun tubuh.

Selenium memiliki efek anti-peradangan yang dapat mengurangi keterlibatan sistem imun tubuh.

"Kedua sifat antioksidan dan anti-peradangan ini menangani hal-hal yang seharusnya ditangani oleh sistem kekebalan tubuh, sehingga sistem kekebalan tubuh dapat melawan ancaman lain," ungkap Claybrook.

Meningkatkan kesehatan kognitif

Nutrisi dalam telur juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan otak tetap dalam kondisi prima dan sehat.

Kandungan kolin yang tinggi, misalnya, sebagai nutrisi yang dibutuhkan untuk struktur dan fungsi otak bagi manusia.

Telur juga mengandung antara 100-500 mg asam lemak omega-3 per butir telur, tergantung mereknya.

Menurut Claybrook, asam lemak omega-3 penting untuk meningkatkan fungsi otak.

Selain itu, telur juga mengandung 46 persen kebutuhan vitamin B12 harian yang direkomendasikan.

"Asupan B12 yang rendah dapat menyebabkan daya ingat yang buruk, demensia, dan bahkan psikosis," kata Claybrook.

Artinya, makan telur secara rutin juga dapat dapat mendukung kesehatan mental dan psiskis kita.

Mengurangi peradangan dalam tubuh

Asam lemak omega-3 tidak hanya dapat menurunkan risiko penyakit jantung, tetapi juga mengurangi peradangan pada tubuh dan bisa buat tubuh sehat.

Peradangan pemyakit kronis yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyakit jantung, radang sendi, hingga Alzheimer.

Namun, Allt mengatakan, meskipun telur mengandung asam lemak omega-3 anti-peradangan, beberapa varietas juga tinggi asam lemak omega-6 yang pro-peradangan.

"Yang lebih penting daripada kandungan omega-3 absolut adalah rasio omega-3 dengan omega-6," katanya.

Memperbaiki kadar kolesterol

Meskipun ada masyarakat meyakini bahwa telur dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat di dalam tubuh, Claybrook mengungkapkan bahwa telur dapat memperbaiki profil kolesterol dalam darah kita.

Menurutnya, kolesterol dalam darah merupakan komponen struktural penting dari setiap sel di dalam tubuh.

Bertahun yang lalu, anggapan umumnya adalah bahwa makan kolesterol akan secara alami meningkatkan kolesterol darah kita.

Ternyata, hati memproduksi kolesterol berdasarkan seberapa banyak kita makan setiap waktu, jadi kita tidak dapat secara efektif mengubah kadar kolesterol melalui pola makan yang sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa telur secara konsisten setiap waktu bisa meningkatkan kolesterol baik jika rajin mengkonsumsinya. Terlebih lagi, satu penelitian menemukan bahwa telur tidak memengaruhi kadar kolesterol LDL pada 70 persen orang.

Menyehatkan kulit dan rambut

Telur adalah sumber protein dan biotin yang baik bagi tubuh. Keduanya dapat merangsang pertumbuhan rambut.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa makan telur setiap hari dapat membantu kita memiliki rambut yang lebih subur,panjang dan kuat.

Membantu menurunkan berat badan

Bukan berarti makan telur seriap hari akan membuat berat badanmu turun.

Maksudnya, telur adalah makanan yang kaya nutrisi serta merupakan sumber protein dan lemak.

Telur dapat berperan dalam mendukung upaya penurunan berat badan, namun tentunya tergantung pada bagaimana kita mengolahnya dan dengan apa kita memakannya yang sehat dan bergizi. Kalau bisa semua telor dimasak jangan menggunakan minyak goreng.

"Telur dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama daripada jika kita mengonsumsi makanan rendah protein dan lemak."

"Karena itu, makan olahan telur dapat membantu mengelola asupan kalori harian kita secara keseluruhan," kata Allt.

Telur juga mengandung kolin yang terlibat dalam banyak proses metabolisme, termasuk memecah lemak sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi bagi tubuh.

Putih telur mengandung sekitar 17 kalori dan 0,1 gram lemak, sedangkan kuning telur umumnya mengandung sekitar 55 kalori dan 4,5 gram lemak.

Di samping tujuh manfaat yang telah disebutkan, telur juga memiliki beberapa manfaat lainnya.

Namun, ingatlah bahwa telur memengaruhi kolesterol darah dengan cara yang berbeda pada setiap individu.

Kecuali kamu menderita penyakit jantung atau diabetes, para pakar meyakini makan telur setiap hari aman untuk dilakukan

"Jika kamu menderita diabetes dan mengkhawatirkan efek negatif dari makan telur, batasi asupan telur mingguanmu, misalnya maksimal enam butir telur untuk menutupi kebutuhan dasar."

"Jika kamu sehat, telur tampaknya tidak menimbulkan risiko kesehatan," tutup Allt sebagiamana dikutip Kompas.com (19/10/20).

Komentar

Loading...