Tgk. Masyhur Jelaskan Segini Besarnya Pahala Mencium Tangan Suami

Laporan ,
Dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di dusun Manggis Gampong Ujong Baroh Kecamatan Johan Pahbesarnya pahala mencium tangan Suami
tgk.masyhur Wahroni mengisi ceramah maulid Nabi Muhammad Saw di masjid Baitussalam Dusun Manggis Gampong Ujong Baroh Meulaboh Senin sampai Selasa (06-07/12/2021) | ©2021 bimcmedia.com

Bimcmedia.com, Meulaboh : Dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di dusun Manggis Gampong Ujong Baroh Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, pendakwah menjelaskan besarnya pahala mencium tangan Suami, meski cara penyampaiannya penuh humoris namun mengandung makna yang membuat pendengar diperkarangan masjid Baitussalam terkejut.

Menurut Tgk. Masyhur Wahroni dalam dakwahnya di Dusun Manggis Gampong Ujong Baroh Senin malam (06/12/2021) sebagaimana dikutip bimcmedia.com bahwa besarnya pahala mencium tangan suami sama dengan pahala mencium batu Aswad yang jauh di Mekkah, begitu balasan Allah kepada hambaNYA, Maka jangan pernah sepelekan perbuatan amal pada Suami.

Dikesempatan dakwah tersebut, Tgk Masyhur yakin pemuda Dusun Manggis semua sudah pas, baik kekompakan, ikut pengajian dan sholat di mesjid, karena sebelum dirinya naik ke pentas tidak ada aparatur Gampong yang bisik supaya disampaikan peringatan pada pemuda layaknya seperti daerah lain di Aceh

"Pemuda dusun Manggis dikatakan sukses, karena tidak ada orang yang bisik tolong ingatkan pemuda agar kompak, mau ke Jum'at dan bersedia ke majelis taklim," kata Tgk di awal dakwahnya membuat ratusan pemuda tersenyum .

Seiring dengan perkembangan teknologi, banyaknya permainan yang membuat Masyarakat lalai, Tgk. Masyhur mengajak warga untuk tidak main chip, karena itu sudah dikeluarkan fatwa ulama bahwa hukumnya haram, permainan itu sudah termasuk judi produk kafir dengan ganjaran hukuman sama dengan memasukkan tangan ke lobang anus babi.

Tgk. Masyhur juga mendorong pemerintah dan pelaksanaan pendidikan di wilayah tersebut agar di sekolah memperbanyak pendekatan pengetahuan agama pada peserta didik daripada menjelaskan pengetahuan yang tidak ada kejelasannya.

Di sekolah dulu murid diajarkan , ini Budi, ini ibu Budi tapi tidak tau nama ayah Budi, penceramah menantang pendengarnya siapa yang tau nama ibu Budi dibayar Rp 100.000.-, karena semua tidak tau sehingga membuat gelik tawa Masyarakat pendengar pidato di malam itu .

Dasar itulah, Tgk yang berasal dari Panton Labu tersebut menyarankan kedepan sebaiknya diperkenalkan saja Nabi Muhammad SAW di sekolah, karena umumnya Masyarakat Aceh tau nama ibu, ayah dan Paman Rasulullah SAW sehingga para peserta didik secara tidak langsung telah mengenal Nama keluarga Baginda Rasulullah SAW sehingga Rasa cinta padanya mulai tumbuh sejak usia kecil terangnya.

Kemudian Tgk juga menceritakan moralitas dan perilaku Nabi Muhammad SAW dimana Beliau setiap pulang ke rumah selalu memberi salam pada istrinya sebelum masuk, Suami pulang jangan dibuka pintu jika tidak memberi salam, karena kita ingin mengikuti siri tauladan dari Baginda Rasulullah SAW.

Hal yang menarik, karena sehari sebelumnya Masyarakat Dusun Manggis memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, Tgk. Masyhur melemparkan pertanyaan kepada kaum muslimin, peringatan hari lahir Nabi ke berapa pada tahun ini, Pendengar hanya bisa tertawa lebar karena umunya tidak tau, dari pertanyaan tersebut pendakwah berharap ummat Islam mendalami pengetahuan pada sisi agama, agar yakin mencintai Rasulullah SAW maka pelajarilah tentangnya, sehingga apapun dilakukan ummat Islam faham maknanya

Suatu ketika Rasulullah SAW terlambat pulang ke rumah, sementara Istrinya Aisyah telah tertidur menunggu kepulangannya, Beliau tidak membangunkan lagi Istrinya Aisyah namun memilih menunggu diluar hingga dirinya tertidur, begitu tinggi nilai menghargai, hal seperti itu mestinya di adopsi oleh ummat Islam hingga nanti, jangan telat pulang istri dimarahi tengah malam karena terlambat dibuka pintu, kata Tgk. mengingatkan

Tauladan yang juga dapat diamalkan oleh ummat Islam yakni saat Yahudi memaki Nabi, Istri Rasulullah Siti Aisyah marah tetapi Nabi melarang dan mendoakan agar mendapat hidayah, kemudian ada orang kafir meludah Nabi tak lama kemudian jatuh sakit tidak ada yang menjenguknya, Kemudian Rasul meminta Aisyah buat kue kemudian menjenguknya, sampai Yahudi tersebut heran betapa baiknya akhlak Muhammad bukan seperti yang pernah didengarnya akhirnya dia mendapat hidayah lalu masuk islam. Kejahatan dibalas dengan kebaikan maka itulah kemuliaan, ungkap Tgk dengan penuh semangat.

Dalam ceramah hampir 3 jam tersebut, Tgk. Masyhur mengakhiri nasehatnya dengan kisah seorang anak durhaka yang lahir dalam keadaan buta, lalu didonorkan mata ibunya agar dia sempurna, namun setelah dewasa dia tidak siap dengan keadaan ibunda yang buta sehingga tidak diakui itu orang tua, namun suatu ketika di usianya ke 30 tahun ibunda berkunjung kerumahnya namun diusir , setelah itu melalui selembar kertas disampaikan pesan untuk putranya bahwa mata yang digunakannya saat ini itu mata Ibu karena dirimu lahir dalam keadaan buta, baru terkejut kemudian menangis dan diapun akhirnya menjadi kembali buta, pelajaran yang dapat dipetik janganlah kita menghina kekurangan karena itu semua titipan Allah SWT apalagi mengabaikan Orang Tua yang mengandung, melahirkan dan membesarkan kita, betapa besar dosanya maka mulai saat ini mari kita tingkatkan Amaliah agar kita selamat dunia akhirat, tutup Tgk dan para hadirin pun baru mulai beranjak meninggalkan lokasi pada pukul 01.50 WIB, selasa dini hari.


(FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!