Tiga Tahun Pemerintah RATA, SOMBEP Sorot Sektor Pendidikan

bimcmedia.com, Meulaboh : Pemerintah Aceh Barat dibawah kendali Bupati Ramli Ms bersama Wakilnya Banta Puteh Syam telah berusia tiga tahun . Ada pujian dan kontra terhadap kinerja selama ini dengan anggaran begitu besar sejak tahun 2018 telah dihabiskan, tentu sebagai Mahasiswa punya kewajiban dalam kontrol sosial di bumi Teuku umar.

Ahmad Baiza, Ketua Biro Advokasi SOMBEP Aceh Barat/bimcmedia.com

Kritikan terhadap kinerja pemerintahan RATA itu disampaikan oleh salah satu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan yaitu Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat.

“Pemerintah Aceh barat dituding selama ini memiliki perhatian lebih dalam menangani pendidikan yang berada seputaran kota saja, sehingga Mereka di pelosok seakan sengaja di lupakan atau terlupakan” Kata Ahmad Baiza, Ketua Biro Advokasi SOMBEP kepada bimcmedia.com, Senin (12/10/2020)

Ahmad Baiza juga mengatakan, seperti masalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lancong, sudah lama kekurangan tenaga pengajar serta kondisi sarana dan prasarana tidak memadai, namun sepertinya tidak mendapat respon cepat pemerintah untuk memaksimalkan perhatian agar semangat Guru juga siswa meningkat dalam proses Belajar Mengajar

Selain itu ada juga sekolah SDN Baro Paya di pelosok Aceh Barat, kondisinya sama seperti Sekolah Dasar di Lancong, wadah itu membutuhkan perhatian,. seperti pagar sekolah tidak ada, kursi dan meja belajar banyak tak layak pakai, termasuk prasarana lainnya, ungkap Kabiro prihatin

Bukan hanya itu, persoalan tenaga pengajar pun menjadi kendala mengingat hasil Ujites Kompetisi Guru (UKG) yang dilakukan membuktikan rendahnya kualitas mutu guru di Aceh. Sehingga hal ini berdampak pada pengaruh pencapaian prestasi siswa.

Selanjutnya, aktivis mahasiswa ini juga mengeluhkan dengan bantuan kuota internet dari pemerintah, ia mengatakan bahwa kuota tersebut hanya dapat di akses untuk aplikasi tertentu saja, sehingga menyulitkan pelajar dalam mengakses bebagai materi pelajaran. Harusnya ini menjadi prioritas dinas terkait dalam memudahkan para siswa untuk bisa belajar Dalam Jaringan atau Mengumpulkan berbagai bahan di dunia maya.

“Pemerintah setempat harus memberikan perhatian maksimal untuk para guru dan siwa di pedalaman serta melengkapi prasarana sebagaimana sekolah pada umumnya ” jelasnya

SOMBEP menilai, selama tiga tahun usia pemerintah Ramli Banta tak terlihat terobosan baru dalam memajukan pendidikan, hanya melanjutkan program pemerintah sebelumnya, harusnya ada sesuatu yang baru untuk kemajuan Daerah karena telah dijadikan kota sufi.

Dari hasil observasi lembaga Mahasiswa itu, jika selama ini dikatakan Aceh Barat yang islami sebagaimana Misinya, itu hanya pencitraan semata, kita tau dulu ada program safari subuh kini telah tiada, tidak sedikit anak-anak usia sekolah bermain game domino disejumlah tempat, tidak ada penertiban, begitu juga dengan togel masih terus berjalan, kita berharap Pemerintah dengan anggaran rakyat buatlah program yang efektif untuk kemajuan, agar menarik investor dan wisatawan demi peningkatan ekonomi Masyarakat, harapnya

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: