Umumnya Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak Orang Terdekat

Laporan ,
Kekerasan Sexual
Direktur Yayasan Kepedulian untuk Anak (KaKAK) Kota solo Shoim sahriyati menjelaskan faktor kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Solo Raya dalam jumpa pers di Ruang pertemuan Hotel Red chilies Sabtu (8/1/2022) | Foto Fitriadi

Bimcmedia.com, Surakarta : Kasus kekerasan seksual terhadap anak di solo raya umumnya terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya karena diskriminasi keluarga, pergaulan bebas dan ekonomi, , pelakunya enam puluh persen orang terdekat seperti pacar korban.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Yayasan Kepedulian untuk Anak (KaKAK) Kota Solo Raya dalam jumpa pers di ruang pertemuan hotel Red Chilies kota setempat Sabtu (8/1/2022)

Direktur Yayasan KaKAK Shoim sahriyati di hadapan awak media mengatakan , pengalaman dirinya selama mendampingi anak, terungkap penyebab kekerasan seksual terhadap korban salah satunya dipicu oleh diskriminasi keluarga, sehngga anak memilih pergi keluar rumah dan tinggal dengan orang lain umunya pacar Mereka, kemudian disana di perkenalkan obat-obat terlarang seperti ektasi sehingga kecanduan sampai akhirnya sulit dilepaskan , akibat dari itu terjadilah pemerkosaan.

Dari sejumlah kasus yang dirinya lakukan pendampingan, terungkap diantaranya penyebab anak keluar rumah karena kurang kepedulian orang tua, egoisme sehingga kehidupan mereka menjadi rusak, setelah rusak para keluarga mereka juga menolak menerima kembali, jelas shoim

Ditanya tentang kasus kekerasan seksual terhadap anak dimana yang rentan terjadi, Shoim menjelaskan , yayasan KaKAK melakukan pendampingan di wilayah solo raya, ya, disekitar itu rawan kejadian, hal yang memilukan ketika korban hamil hampir rata-rata anak memilih aborsi, salah satunya dilakukan dengan cara meminum pil melebihi dosis, padahal itu sangat berbahaya untuk kesehatan mereka.

“Proses aborsi itu sangat berbahaya, namun mereka tetap melakukan demi menjaga alat reproduksi, kasus kekerasan seksual trsebut lebih banyak terjadi di wilayah Solo, Sragen, Karang Anyar dan Wono giri” tegasnya

Lebih lanjut Direktur tersebut menambahkan, dirinya bekerja tidak bisa sendiri, kalau konsep perlindungan anak itu adalah kerja berjejaring, makanya segala kecenderungan terkait kasus tersebut disampaikan juga kepada pemerintah setempat karena mereka juga punya layanan yang harus diberikan,

“ Kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah solo secara umum tiap tahun naik” kata direktur KaKAK kepada media

Terkait peran penegak hukum, Shoim menambahkan, Peran penegak hukum menjadi penting apalagi ketika berhubungan dengan layanannya, ada juga kasus sudah masuk ke proses hukum namun karena faktor ketakutan anak, akhirnya mereka mencabut laporannya , tetapi kalau kasus telah dilapor pasti berlanjut apalagi bila pelakuk orang dewasa.ujarnya optimis

Yayasan KaKAK terus melakukan advokasi kebijakan dan hingga saat ini telah punya jaringan kerja sampai ke nasional, dikesempatan tersebut dirinya juga mengatakan kepada pewarta, perlu diketahui penyebab Prostitusi online tidak semua faktor ekonomi namun ada juga karena pergaulan bebas dan kurang kontrol keluarga, tutupnya

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!