Virall !!! Seorang Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19

Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19
Ilustrasi Gambar Bayi Baru Lahir/bimcmedia.com/Foto : klik dokter

bimcmedia.com, Meulaboh : Covid-19 atau yang dikenal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang bermula di Kota Wuhan, Cina pada akhir tahun 2019 lalu, hingga kini 2020 belum juga reda.

Walau virus corona sudah hampir satu tahunb berlangsung Namun, sampai saat ini vaksin penyakit tersebut belum juga ditemukan.

Namun yang terjadi, ada kejadian yang langka terjadi baru-baru ini, di mana seorang perempuan berkebangsaan Singapura melahirkan bayi yang uniknya memiliki antibodi terhadap virus corona.

Seperti diketahui sang ibu itu sendiri memang pernah terinfeksi virus corona atau Covid-19 pada Maret lalu, ketika ia hamil.

Dilansir dari serambi news, Minggu (29/11/2020), melaporkan bayi itu lahir pada bulan November ini, tanpa terkena Covid-19, tetapi sebaliknya malah memiliki antibodi virus tersebut.

"Dokter saya curiga saya telah mentransfer antibodi Covid-19 saya kepadanya selama kehamilan saya," kata Celine Ng-Chan kepada surat kabar itu.

Dikutip dari Serambi Indonesia, Ng-Chan mengalami gejala ringan karena virus corona dan keluar dari rumah sakit setelah dua setengah minggu.

Ng-Chan dan National University Hospital (NUH), tempat dia melahirkan, tidak segera memberikan komentar.

WHO (World Health Organization) yang merupakan sebuah organisasi kesehatan dunia juga mengatakan, bahwa belum diketahui apakah seorang wanita hamil dengan Covid-19 dapat menularkan virus ke janin atau bayinya selama kehamilan atau persalinan.

Hingga saat ini, virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di sekitar bayi dalam kandungan atau di ASI.

Dokter yang berasal dari Cina juga melaporkan penurunan antibodi Covid-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari perempuan yang terpapar virus corona, menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Oktober di Jurnal Emerging Infectious Diseases.

Seorang dokter dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center menerangkan bahwasanya pada bulan oktober di JAMA Pediatrics, penularan virus corona baru dari ibu ke bayi baru lahir jarang terjadi bahkan tidak pernah.

---

(Redaksi)

Komentar

Loading...
error: Minta Ijin Dulu, Jika Ingin Copy