Wajib Tahu, Inilah 4 Gejala Tidak Normal Pasien Covid-19

bimcmedia.com – Penyakit Corona virus (Covid-19) memiliki beberapa gejala umum. Batuk, batuk kering dan kelelahan menjadi faktor utamanya. Namun ada beberapa gejala yang tidak normal yang harus berhati-hati jika terjangkit Virus Corona.

Terjangkit Covid-19 jangan lupa cuci tangan/Photo : Freepik

Sedikitnya ada empat gejala tidak normal yang menunjukkan terjangkit Covid-19. Seperti yang dilansir dari laman VIVAnews.id, ini adalah empat gejala yang terjangkit Covid-19 yang tidak normal.


Masalah penglihatan

Beberapa orang yang terjangkit Covid-19 merintih akibat matanya merah, gatal dan bengkak. Tidak sedikitnya ada beberapa kejadian, peradangan juga menyebabkan pembesaran di pembuluh mata, pembengkakan dan mengeluarkan cairan. Sensitif dan iritasi juga dialaminya. Namun, itu bukan gejala utama, para ahli berpendapat bahwa gejala tersebut sering terjadi pada mereka yang memiliki infeksi parah.


Kebingungan dan delirium

Seperti diketahui bahwa Covid-19 bisa menyebabkan tekanan psikologis dan mengganggu fungsi saraf, hingga pada kondisi tertentu bisa berdampak pada kesehatan otak seseorang. Namun, tanda-tanda tersebut tidak hanya terlihat pada orang ketika terjangkit Covid-19 saja.

Seperti dikatakan oleh NHS (National Heart Service) yang merupakan badan kesehatan, kamis (24/09/2020), telah melihat beberapa penyakit syaraf, diantaranya kebingungan seperti delirium yang dapat menyebabkan sakit kepala dan kelelahan terdapat pada pasien yang merasa sakit parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada bulan mei oleh Lancet, bahwa orang yang merasa bahwa kebingungan, kekhawatiran, kecemasan dan perilaku gelisah terlihat pada 60% pasien yang dirawat inap dengan perawatan insentif.


Batuk terus-menerus

Batuk kering merupakan salah satu gejala yang sangat serius ketika terjangkit Covid-19. Namum, dari pihak medis telah mengingatkan bahwa gejala dari batuk terus-menerus adalah tanda dari infeksi awal yang terjangkit virus corona. Dari sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien yang terjangkit virus corona mengeluh batuk yang terjadi satu hingga empat jam, atau dengan batuk serius dengan kurun waktu kurang dari 24 jam.

Uniknya, hingga 40% dari pasien yang dilakukan survey tersebut mengatakan bahwa juga mengalami kulit merah-merah disertai dengan kulit punggung dan dada mereka panas ketika akan disentuh.


Perubahan Kulit

Radang dan penyakit kulit menjadi faktor utama seseorang terjangkit virus corona. Namun, perubahan kulit ini terjadi pada pasien usia muda dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Selain dari pada itu, perubahan pada kulit yang sering gatal-gatal, kulit kemerahan dan chilblain juga dapat dilihat pada kasus tertentu. Itu adalah sebuah gejala yang digunakan untuk memulihkan kondisi psikologis dan tidak dialami oleh semua pasien yang terjangkit Covid-19.

(Redaksi)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: