Waspada Banjir BMKG Prediksi Hujan Esok Untuk Aceh

bimcmedia.com, Aceh : Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika BMKG  keluarkan Warning  Peringatan Dini,Waspada potensi Hujan Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah provinsi Aceh dan sekitarnya:

Diantaranya wilayah yang berpotensi  yaitu  kota Subulussalam, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Singkil, Nagan Raya, Bireuen, Aceh barat Daya, Aceh Timur, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Tangse.

Tren hari hujan berikut diperoleh dengan menggunakan data observasi BMKG mulai dari tahun 1981-2018. Tren hari hujan ini disajikan dalam empat (4) kategori yaitu hari hujan dengan intesnsitas di atas 1, 20, 50, dan 100 mm/hari dalam setahun. Berdasarkan hasil pengolahan tren hari hujan di Indonesia secara umum hari hujan Indonesia memiliki tren yang bernilai positif walaupun di beberapa wilayah bernilai negatif dengan besaran yang bervariasi. Sebagai contoh jika kita lihat lokasi di Stasiun Meteorologi Hasaniddin Makasar yang memiliki tren positif pada semua besaran intensitas hujannya. Untuk intensitas hujan 20 mm/hari (warna hijau) terlihat dari persamaan tren memiliki nilai slope sebesar 0.1149 yang berarti hari hujan dengan intensitas 20 mm/hari cenderung bertambah sebanyak 0.1149 hari setiap tahunnya atau 1.149 hari setiap dekade.

Untuk keperluan yang lebih lanjut dan lebih mendetail, dapat dilakukan dengan menghubungi Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG.

Berikut peta tren hari hujan di beberapa UPT BMKG:

Tren Fraksi Curah Hujan
Tren Fraksi Curah Hujan

Tren fraksi curah hujan merupakan perbandingan curah hujan tertentu dibandingkan dengan hari hujannya. Data berasal dari data observasi BMKG mulai dari tahun 1981-2018. Tren fraksi curah hujan ini disajikan dalam tiga (3) kategori yaitu hujan untuk intesnsitas 20, 50, dan 100 mm/hari. Berdasarkan hasil pengolahan tren fraksi curah hujan di Indonesia, secara umum hujan di Indonesia memiliki tren yang bernilai positif walaupun di beberapa wilayah bernilai negatif dengan besaran yang bervariasi. Sebagai contoh jika kita lihat lokasi di Stasiun Meteorologi Hasanuddin Makasar yang memiliki tren positif pada semua besaran intensitas hujannya. Untuk intensitas hujan 20 mm/hari terlihat dari persamaan tren memiliki nilai slope sebesar 0.624 per dekade yang berarti curah hujan dengan intensitas 20 mm/hari cenderung meningkat sebesar 0.624 persen setiap dekadenya.

Untuk keperluan yang lebih lanjut dan lebih mendetail, dapat dilakukan dengan menghubungi Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG.

Berikut peta tren fraksi curah hujan di beberapa UPT BMKG:

Peta tren fraksi curah hujan Indonesia
Peta tren fraksi curah hujan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: