WH Tegur Pengunjung Taman Runcing yang Tak Shalat Magrib Berjamaah

Shalat Berjamaah
bimcmedia.com/Danru Regu I WH, Yudi Susilo, saat mengimbau warga pengunjung untuk melaksanakan shalat magrib berjamaah./ Foto : Dhani.

bimcmedia.com, Langsa :  Menjelang azan magrib, Polisi Wilayatul Hisbah (WH) menghimbau pengunjung taman bambu runcing dan lapangan merdeka Langsa untuk melaksanakan shalat berjamaah di mushalla taman setempat.

Amatan bimcmedia.com, Senin (03/08/2020) sore, puluhan personil WH secara persuasif mengingatkan pengunjung serta meminta untuk shalat berjamaah di mushala bambu runcing dan mesjid Muhammadiyah. Sebab tempat tersebut paling dekat.

Terlihat, pengunjung bergegas menuju mushala dan mesjid untuk menunaikan perintah Allah SWT yakni melaksanakan shalat magrib secara berjamaah.

Sebelumnya, mushala bambu runcing belum ada dan tamannya tidak tertata dengan indah dan rapi.

Namun, sejak pemerintahan Wali Kota Usman Abdullah mushala di taman bambu runcing di bangun serta taman bambu runcing tertata rapi dengan semburan buatan dari kolam serta sudah banyak jenis bunga yang di tanam dan di rawat dengan asri.

Baca Juga :

Komandan Pleton (Danton) WH Kota Langsa, Heri Iswadi, saat memimpin langsung imbauan tersebut mengatakan, kegiatan ini secara rutin terus di lakukan untuk meminta masyarakat melaksanakan ibadah shalat magrib.

“Alhamdulillah hari ini saya bergerak bersama Danru Regu II Yudi Susilo berserta anggota menghimbau masyarakat yang berkunjung untuk tidak lagi berada di taman bambu runcing dan lapangan merdeka dan segera menunaikan shalat magrib”, ujarnya.

Hal ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap harinya, dimana secara bergantian regu yang piket turun langsung ke seputaran lapangan merdeka dan taman bambu runcing.

“Ini sudah menjadi komitmen Wali Kota Langsa Usman Abdullah dalam menegakkan syariat Islam, saat ini sesuai perintah Kadis Syaria’t Islam dan Pendidikan Dayah, H Aji Asmanuddin kami terus menjalankannya secara rutin”, papar Heri.

Menurutnya, sebagai kota jasa yang mulai berkembang, salah satunya disektor pariwisata, banyak pengunjung dari luar kota Langsa yang belum paham tentang pelaksanaan syariat Islam.

Namun, dengan imbauan atau pendekatan secara persuasif serta dakwah secara lisan yang di lakukan personil WH, akhirnya para pengunjung bisa memahami mana yang benar dan mana yang dilarang dalam mengunjungi wisata islami di Kota Langsa.

“Kita berharap peran masyarakat Kota Langsa juga dalam memberi pemahaman pada pengunjung wisata di Kota Langsa ini, tujuannya agar Kota Jasa ini makin diminati serta perekonomian makin meningkat”, Tutupnya.

(Dhani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: