Wujud Kepedulian Lingkungan, UKM SDC UTU Lakukan Baksos dan Wirausaha

UKM SDC UTU saat memilih sampah sembarang yang mencemari laut | Ist

Bimcmedia.com, Aceh Barat : Unit Kegiatan Mahasiswa Stingrays Diving Club (UKM SDC UTU) Universitas Teuku Umar Melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (BAKSOS) dan Riset pengambilan data kelimpahan, komposisi dan sumber sampah yang ada di pantai Lhok Bubon. Kegiatan ini bertujuan wujud dari kepedulian menjaga lingkungan yang dilakukan oleh UKM SDC UTU khususnya lingkungan laut dan pesisir pantai. (Sabtu,  27 /05/ 2023)

Selain dari wujud kepedulian terhadap lingkungan juga untuk menumbuhkan rasa wirausaha khususnya bagi anggota UKM SDC dengan memanfaatkan barang yang tidak ada nilai jual menjadi barang yang bernilai jual lebih.

Aris Yusdi sebagai Ketua UKM SDC UTU periode 2022/2023 dalam sebuah pernyataannya kepada pewarta bimcmedia.com, Senin, 29/05/2023 mengatakan, "Kegiatan ini selain wujud kepedulian menjaga pencemaran lingkungan dari penyebaran sampah kegiatan BAKSOS Bersih sampah di pantai Lhok Bubon, kegiatan ini juga sekalian dilakukan Riset pengambilan data Kelimpahan, komposisi dan sumber sampah yang ada di pantai lhok bobon,"

Selanjutnya dirinya juga mengatakan kegiatan Riset ini bertujuan untuk mengetahui sumber sampah dan jenis penyebaran sampah apa saja yang ada di pantai lhok bubon, apakah sumber dari limbah rumah tangga ataupun dari wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut. Mengingat banyak sekali wisatawan dan perumahan yang ada di sekitaran pesisir tersebut, dan dapat dilihat banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja sehingga dapat mencemari lingkungan baik di darat maupun di laut nantinya.

Maka dari itu untuk melihat sumber sampah dan jenis sampah apa saja yang ada di pantai Lhok bubon perlu dilakukan riset untuk kemudian di jadikan jurnal dan di publish sebagai referensi kedepannya yang dapat digunakan oleh instansi pemerintahan ataupun masyarakat pada umumnya agar selalu mengingat untuk menjaga lingkungan agar bebas dari pencemaran sampah.

Kemudian Ketua UKM SDC UTU periode 2022/2023 juga menambahkan di Kabupaten Aceh Barat sendiri banyak lokasi pantai yang dijadikan tempat tujuan wisatawan baik di hari akhir pekan maupun di hari biasa untuk menikmati keindahan alam yang ada di kota meulaboh, akan tetapi beberapa wisatawan melupakan hal yang sangat penting dalam kunjungan mereka ke tempat wisata tersebut yaitu pantai yang dimana kebanyakan masyarakat yang melupakan menjaga lingkungan dari pencemaran yang bahkan masyarakat sendiri juga ikut merusak lingkungan yang tanpa disadari telah mereka lakukan selalu.

Berdasarkan informasi kenyataannya kebanyakan para wisatawan datang ketempat wisata dan membawa berbagai macam makanan ringan untuk di santap bersama kawan, sahabat, keluarga dan rekan kerja yang kemudian bungkusan dari mulai makanan ringan sampai bungkusan plastik yang dibawa dengan sengaja atau tidak sengaja akan tetapi mereka buang sembarangan Jika dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan penumpukan sampah yang ada di sekitaran pantai dan bisa sampai terbawa oleh tiupan angin ke dalam laut yang merugikan biota laut yang ada di perairan meulaboh dan merusak kondisi air dan pencemaran di darat yang menimbulkan bau tidak sedap.

Pada hari selanjutnya Tim UKM SDC UTU akan melanjutkan kegiatan Kedua pada tanggal 6 juni 2023 mendatang untuk membuat karya wirausaha dari barang tidak terpakai dan tidak ada nilai jual lebih sehingga barang yang sudah di buat nantinya ada nilai jual. Hal ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dilakukan anggota UKM SDC.

Sehingga dengan demikian membuat masyarakat ataupun pihak yang membuang sampah sembarang jadi berkurang karena dengan barang bekas yang akan kita buat menjadi daya tarik mereka sehingga bisa menghasilkan uang

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!